Baru-baru ini ada dua dokumenter tentang insiden Fyre Festival yang terjadi di tahun 2017 lalu, “Fyre Fraud” dan “Fyre”, yang masing-masing tayang di layanan streaming Hulu dan Netflix.

Festival musik ini disebut-sebut sebagai skandal penipuan terbesar abad ini, di mana calon penonton dikenai biaya masuk antara $5.000 hingga $250.000 per-tiket, dengan para artis yang dijadwalkan tampil seperti Major Lazer, Tyga, Pusha T dan Desiigner.

Sayangnya, alih-alih penginapan dan makanan mewah, para pengunjung hanya diberi sandwich dan sebuah tenda, saat festival mendadak dibatalkan di bulan April tahun 2017 lalu. Kini, penggagas festival, Billy McFarland, telah dijebloskan ke penjara untuk 6 tahun lamanya.

Kini, dengan tayangnya dua dokumenter tadi, nama rapper Ja Rule, yang merupakan rekan McFarland dalam Fyre Festival, kembali disebut-sebut. Tentu saja pria bernama asli Jeffrey Atkins kembali mempertahankan diri dengan menyebut ia tidak bersalah.

Ja Rule mengungkap hal ini melalui serangkaian cuitaan di akun media sosialnya, di mana ia menyebut tidak memiliki niatan buruk saat meluncurkan proyek Fyre Festival. Oleh karenanya, ia menyesalkan perisakan atau bully yang dialaminya selepas gagalnya festival tersebut berlangsung. Sang rapper berusia 42 tahun memang sedang berjuang di pengadilan untuk membersihkan namanya.